Setiap orang punya masa lalu,
dan setiap orang pernah melakukan kesalahan,
dan setiap orang berpeluang melakukannya berulang…
Pagi ini ia bisa saja mengatakan berhenti,
namun di sore hari ia bisa saja tergelincir
pada kesalahan yang sama.
Dan itu manusiawi..
Ya, sifat dasar manusia—
melakukan kesalahan,
berhenti,
lalu kembali melakukan.
Namun di balik semua itu,
ada satu hal yang seringkali terabaikan—
bersegera dalam melakukan perbaikan.
Kita sering menganggap
kesalahan yang berulang adalah hal biasa,
hingga mengucapkan istighfar pun
seringkali terlupa..
Padahal,
ketika melakukan kesalahan, sadar maupun tidak,
segeralah meminta ampun kepada Allah,
lalu berhenti.
Setiap orang punya ruang yang sama
untuk kembali kepada Rabb-Nya,
memperbaiki semuanya.
Maka dari itu,
Allah mengajarkan kita untuk saling mengingatkan
dan mengajak pada kebaikan,
serta bersabar dalam menjalaninya.
Jauh dari itu,
kita juga diajarkan untuk menutupi aib saudara kita,
selama tidak membawa pada keburukan yang lebih besar.
Maka yang perlu dipahami adalah,
mari sama-sama kita saling mengingatkan
dan mengajak pada kebaikan.
Persoalan di masa lalu,
maafkanlah,
dan jangan lagi dipersoalkan.
Boleh jadi,
pemilik masa lalu telah lama berubah,
dan Allah telah memaafkannya…
Sedangkan kita,
belum tentu lebih baik darinya.
