Syadir Ali

Menulis, Berbisnis, Meliput, Menggerakkan

✍️ Maka siapa yang benar-benar berhasil di bulan Ramadan, adalah mereka yang tetap istiqamah setelahnya.

Alhamdulillah, 1 Syawal 1447 H telah tiba. Ramadan telah pergi. Selama sebulan penuh kita belajar menahan hawa nafsu, bersabar, dan berupaya taat. Itu bukan sekadar rutinitas, tetapi latihan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Pertanyaannya, setelah ini apakah kita mampu menjaga apa yang telah dibangun? Mampukah kita mempertahankan komitmen, kebiasaan baik, dan kedekatan dengan Allah yang telah dilatih selama Ramadan?

Ataukah kita kembali pada kebiasaan lama, kembali pada kelalaian, seolah-olah Ramadan hanya singgah tanpa meninggalkan bekas?

Ramadan memang telah berlalu, tetapi Rabb-nya Ramadan tetap ada.

Ibadah tidak berakhir, dan ketaatan tidak mengenal musim.

Maka siapa yang benar-benar berhasil di bulan Ramadan, adalah mereka yang tetap istiqamah setelahnya.