Syadir Ali

Menulis, Berbisnis, Meliput, Menggerakkan

Hari ini kita seringkali dibuat kaget, tak percaya, ketika orang yang kemarin masih bersama kita, sempat duduk bersama, bercanda, tiba-tiba dikabarkan meninggal hari ini. Semuanya terjadi begitu tiba-tiba.

Ada yang tidak lagi terbangun dari tidurnya, ada yang terjatuh dari pohon, ada yang terpleset di kamar mandi, ada juga yang meneguk sebotol racun. Begitulah proses kematiannya, dan begitulah takdirnya.

Namun kita yang masih hidup hari ini, sedikit sekali mengambil pelajaran bahwa posisi kita sebenarnya hanyalah menunggu antrian. Kapan dan di mana, dengan cara apa, jelas menjadi rahasia Allah. Namun pasti, kita akan merasakannya, kita akan mengalaminya.

Maka dari itu, dari rentetan kabar kematian harusnya menyadarkan kita untuk kembali merenungkan hidup, memperbaiki perilaku, terpenting memperbaiki hubungan dengan Allah, juga sesama manusia. Agar ketika kita kembali kepada Allah, kita kembali dalam keadaan yang baik.

Mari kita sama-sama muhasabah diri.

Hidup begitu singkat, sedang akhirat adalah tujuan hidup yang kekal. Maka dunia adalah tempat kita menentukan bagaimana kehidupan esok di akhirat, tergantung bagaimana kita menjalani hidup.

Apakah berjalan di atas petunjuk, jalan yang telah Allah berikan, atau justru keluar dari jalan kebenaran?

— Syadir Ali

Syadir Ali
Tentang Penulis
Syadir Ali
“Menulis, Berbisnis, Meliput, Menggerakkan.”

Kembali ke Jalan Yang Benar